lost places 2963764 64011 - Karakteristik dan Sifat Mekanis Beton

Karakteristik dan Sifat Mekanis Beton – Beton merupakan bahan yang didapat dari pencampuran bahan-bahan agregat halus dan kasar yaitu  pasir, batu dan batu pecah, atau bahan semacam lainnya,dengan menambahkan secukupnya bahan perekat semen, dan air sebagai bahan pembantu guna keperluan reaksi kimia selama proses pengerasan dan perawatan beton berlangsung.

Post lainnya yang terkait: Karakteristik dan Sifat Mekanis Baja

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa beton merupakan bahan yang bersifat getas dan lebih memiliki ketahanan terhadap gaya tekan dibandingkan dengan gaya tarik yang hanya berkisar 9%-15% saja dari kuat tekannya, dengan kata lain beton kuat terhadap gaya tekan namun lemah terhadap gaya tarik. Pada aplikasi dilapangan sering kali beton yang digunakan pada komponen bangunan diperkuat dengan tulangan baja untuk menutupi kelemahannya terhadap gaya tarik.

Dipohusodo (1999:1) menjelaskan bahwa nilai kekuatan serta daya tahan beton merupakan fungsi dari banyak faktor, antara lain adalah nilai banding campuran dan mutu bahan susut, metode pengecoran, pelaksanaan finishing dan proses perawatan beton itu sendiri .

Mulyono (2003 : 9), menyatakan kuat tekan adalah kemampuan beton untuk menerima gaya tekan persatuan luas. Menurut Samekto dan Rahmadiyanto (1995 : 42), kuat tekan beton merupakan sifat utama yang umumnya harus dimiliki oleh beton, sebab beton yang tidak cukup kekuatannya menurut kebutuhannya menjadi tidak berguna. Faktor-faktor yang sangat mempengaruhi kekuatan beton adalah faktor air semen dan kepadatan, umur beton, jenis semen, jumlah semen, agregat, cara pelaksanaan pembuatan beton. Nilai kuat tekan beton dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut :

f’c   = P/A  

Dimana:

f’c        = kuat tekan beton (Kg/cm²);

P        = beban (kg) ;

A       = Luas Penampang (cm²).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *